info@suarabhakti.id +62-274-889320
PROFIL YAYASAN SUARA BHAKTI YOGYAKARTA

PROFIL YAYASAN SUARA BHAKTI YOGYAKARTA

 

 Visi

Menjadi lembaga yang terpercaya dalam meningkatkan harkat dan martabat masyarakat.

Misi

Mempromosikan nilai-nilai sosial budaya dan kemanusian dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Khusus:

1.       Menyediakan pelayanan jasa pelatihan, penerjemahan dan penelitian yang unggul.

2.       Melibatkan diri secara aktif dalam meningkatkan martabat masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat marjinal dan atau masyarakat paling rentan akibat bencana.

3.       Memastikan Yayasan menjalankan tatakelola yang baik.

 

Sejarah Yayasan Suara Bhakti Yogyakarta

Embrio Yayasan Suara Bhakti Yogyakarta dimulai dengan aktivitas mahasiswa Universitas Sanata Dharma (dulu IKIP Sanata Dharma) dan Universitas Gadjah Mada dalam mengajar Bahasa Indonesia bagi para penutur asing yang digagas oleh Daniel Perlman. Kegiatan mengajar yang menggunakan metode Silent Ways yang dimulai pada tahun 1982 di Wisma Realino Yogyakarta dengan Kursus Bahasa Realino yang kemudian bernama Yogyakarta Indonesian Language Center (YILC) dan sampai dengan sekarang ini bernama Wisma Bahasa.

Pada tahun 1987, para pendiri yang terdiri dari 15 orang mengukuhkan kegiatan yang dimulai tahun 1982 ini di hadapan notaris Muhammad Agus Hanafi, notaris pengganti M. Soerjanto Partaningrat, S.H. dengan menggunakan nama Yayasan Suara Bhakti dan dengan status kedudukan hukum di Kabupaten Bantul berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Bantul. Pengurus pertama Yayasan Suara Bhakti adalah Bp. FX. Mukarto (ketua pengurus), Bp. Budiharto (Sekretaris) dan Ibu Theresia Yanti Irawati (Bendahara).

Pengalaman berkegiatan bersama selama kurang lebih 5 tahun sejak 1982 itu tercermin dalam maksud dan tujuan pendirian Yayasan yang tercantum dalam Anggaran Dasar, yaitu :

1) turut serta dalam usaha pemerintah dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat luas;

2) membantu usaha-usaha/pekerjaan-pekerjaan generasi muda untuk mendapatkan pengalaman terutama dalam bidang pendidikan dan organisasi;

3) Membantu usaha-usaha/pekerjaan-pekerjaan generasi muda untuk peka terhadap masalah-masalah sosial pendidikan.

Pada tahun 1995, Yayasan memandirikan salah satu divisi di Wisma Bahasa. Wisma Bahasa English Course, yang semula bernama Wisma Bahasa English Division melakukan kegiatan pengelolaan mandiri terpisah dari Wisma Bahasa BIPA.

Pada tahun 1997, Yayasan kembali mendirikan satu Badan Usaha dan diberi nama PeMad International Translation. Pada tahun, 2015 Yayasan memutuskan untuk mengubah bentuk Badan Usaha menjadi Badan Usaha berbadan hukum Perseroan Terbatas. Terhitung 2016, PeMad International Translation berubah menjadi PT PeMad International Transearch.

Pada tahun 2014, seturut dengan perubahan regulasi pemerintah tentang Yayasan, Yayasan memperbarui Anggaran Dasar-nya. Pada perubahan tersebut, nama Yayasan berubah menjadi Yayasan Suara Bhakti Yogyakarta

Sampai dengan tahun 2018, untuk mencapai maksud dan tujuannya, Yayasan memiliki sejumlah Badan Usaha. Badan Usaha tersebut adalah:

a.       Wisma Bahasa BIPA.

b.       Community Development

c.       PT PeMad International Translation (semula bernama PeMad Translation)

 



 

ARTIKEL TERBARU

Artikel terbaru dari Yayasan Suara Bhakti Yogyakarta